Thursday, January 21, 2016

MTs. Baitul Makmur Curup Terapkan Model Hukuman Pembelajaran

MTs. Baitul Makmur Curup 

Terapkan Model Hukuman Pembelajaran


MTs. Baitul Makmur Curup / Reward dan Punishment merupakan hal yang tidak asing lagi di dalam dunia pendidikan terutama dalam proses kegiatan belajar mengajar, hal ini dipandang perlu untuk membantu meningkatkan motivasi belajar santri yang sudah beprestasi maupun yang beum berprestasi. Dalam hal ini MTS. Baitul Makmur Curup berupaya maksimal untuk menjadikan hukuman atau punishment sebagai sarana pembelajaran yang asik dan menyadarkan santri yang melakukan kesalahan.
Adapun beberapa hukuman yang sudah berjalan diantaranya adalah, untuk santri yang mebuang sampah tidak pada tempatnya dan makan sambil berdiri, santri disuru berwudhu sebanyak tiga kali, membaca istighfar seratus kali, membaca doa untuk kedua orang tuanya sebanyak 10 kali dan diakhiri dengan membaca bacaan sholat subuh di tengah lapangan sekolah. Hukuman seperti ini dianggap efektif karena selaian menjadi pembelajaran bagi yang mendapt hukuman dan bagi mereka yang melihat temanya di hukum.
“Menghukum bukan berarti memarahi, membimbing dan mengarahkan adalah tugas kita sebagai pendidik memanusiakan manusia” papar H. Usep Saepudin, S.Ag. M.Pd kepala MTs. Baitul Makmur Curup. Menghukum atau memberikan punishment adalah wujud sayang terhadap peserta didik sebagai generari penerus Bangsa yang akan menjadi penerus negeri ini.
Diantara beberapa jenis hukuman yang berjalan di MTs. Baitul Makmur adalah menulis beberpa surat pendek, menulis yasin, berwudhu, menghafal do’a-do’a, dan meminta nasehat kebeberapa dewan guru yang berada di MTs. Baitul Makmur Curup.
Selain itu juga MTs.Baitul Makmur Curup juga telah menyediakan kotak saran dan kotak pengaduan santri MTs. Baitul Makmur Curup untuk melaporkan seluruh tindak pelanggaran yang dilakukan oleh beberapa santri baik yang dilakukan diluar madrasah mauun di dalam madrasah. Hal ini terbukti efektif menjadi kontrol santri dengan berkurangnya tindak pelanggaran yang terjadi.
Penulis : Fariq/ Redaktur: admin

No comments:

Contact Us

Name

Email *

Message *